Wednesday, January 05, 2005

sebuah catatan rindu yang menyentak liar...

dulu sering kusampaikan rindu lewat tatapan bintang
sambil kumenghitung degup yang bertalu
berapa lama waktu menjadi perentang diantara kita
malam demi malam, kusapa bintang sampai pagi

ritualku melafalkan namamu, sambil berbisik..
adakah kau mengingatku malam ini?
seperti aku mengingatmu lewat nyanyian-nyanyianku
yang bertitian di semilir angin dan kemersik daun
keheningan yang dalam, terusik lafal namamu

kini malam dan bintang seperti tak lagi bicara
tak lagi menyampaikan kabar tentangmu disana
adakah kau menatap jendela dan bercakap denganku?
lewat selarik binar cahaya kejora
seperti aku selalu mengadukan rinduku
pada bintang di ufuk yang sama

malam kini serenta menyepi mati sunyi
kecuali desau angin yang kosong dan parau
membawaku tenggelam dalam mimpi yang galau
larut dalam rindu yang menggebu... padamu!


5 jan 2005
pada sebuah wajah

0 Comments:

Post a Comment

<< Home